Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Pengertian Asuransi

Pengertian Asuransi - Pernahkah anda membuat SIM ? atau membeli sepeda motor? saat pembuatan dan pembelian selesai tentunya anda diberikan asuransi untuk kendaraan anda atau SIM anda. Maksud dari asuransi itu apa sih sebenarnya ? mari kita pelajari bersama tentang pengertian asuransi secara umum agar kita dapat mengetahui bersama tentang pengertian asuransi tersebut.

Pengertian Asuransi

Pengertian Asuransi Dari Aspek Hukum
Pengertian tentang asuransi yang saat ini berlaku adalah sebagaimana tercantum dalam Undang – Undang Republik Indonesia no.2 tahun 1992 Tentang Usaha Perasuransian Bab 1 pasal1 yang berbunyi sebagai berikut :
 “Asuransi atau pertanggungan adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih , dengan mana pihak penanggung menginkatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seorang yang dipertanggungkan”.

Pemahaman kita atas pengertian atau definisi tersebut diatas akan lebih lengkap apabila dibandingkan dengan pengertian tentang asuransi yang tercantum pada pasal 246 K.U.H. Dagang yang berbunyi sebagai berikut:

“Asuransi atau pertanggungan adalah suatu perjanjian dengan mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung, dengan menerima suatu premi, untuk penggantian kepadanya karena suatu kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tidaktentu”.

Unsur–unsur penting yang terdapat dalam kedua definisi tersebut adalah:
  1. Asuransi adalah suatu perjanjian
  2. Premi merupakan pra – syarat perjanjian
  3. Penanggung akan memberikan pergantian kepada tertanggung
  4. Kemungkinant terjadinya peristiwa tak tertentu atau peristiwa yang tidakpasti

Asuransi sebagai suatu perjanjian atau perikatan sebagaimana pejanjian lainnya tunduk kepada hukum perikatan (the law contract) sebagaimana tercantum dalam Buku Ketiga Kitab Undang – Undang Hukum Perdata tentang perikatan.

Untuk sahnya suatu perjanjian asuransi diperlukan 4syarat,yaitu:
  1. Sepakat mereka mengikatkan dirinya
  2. Kecakapan untuk membuat suatu perikatan
  3. Suatu hal tertentu
  4. Suatu sebab yang halal

Premi asuransi atau biaya ber – asuransi merupakan pra- syarat adanya perjanian asuransi, karena tanpa adanya premi tidak akan ada asuransi (No premium No insurance). Pada umumnya premi asuransi dibayar dimuka namun biasanya diberikan tenggat waktu pembayaran (grace payment period).
Contoh: Dalam Polis Standard Kebakaran Indonesia dan Polis Standard Kendaraan Bermotor tenggat waktu tersebut dicantumkan didalam polis, yaitu masing – masing 30 hari dan 14 hari, dengan pengertian bahwa jika terjadi klaim pada masa tenggang waktu tersebut walaupun premi belum dibayar,penanggung tetap berkewajiban membayar klaim.

Jadi, dengan kata lain, Asuransi adalah salah satu bentuk pengendalian risiko yang dilakukan dengan cara mengalihkan/transfer risiko dari satu pihak ke pihak lain (dalam hal ini adalah perusahaan asuransi).

Pengertian asuransi yang lain adalah merupakan suatu pelimpahan risiko dari pihak pertama kepada pihak lain. Dalam pelimpahan dikuasai oleh aturan-aturan hukum dan berlakunya prinsip-prinsip serta ajaran yang secara universal yang dianut oleh pihak pertama maupun pihak lain.

Dari segi ekonomi, asuransi berarti suatu pengumpulan dana yang dapat dipakai untuk menutup atau memberi ganti rugi kepada orang yang mengalami kerugian.

Setelah saya berikan materi tentang pengertian asuransi, maka selanjutnya akan saya posting materi tentang fungsi dan tujuan asuransi di postingan berikutnya,,jadi tunggu artikelselanjutnya ya...

Pengertian Obligasi dan Jenisnya

Pengertian Obligasi dan Jenisnya - Semua orang pasti sudah pernah mengalami hutang, bagi yang belum segeralah hutang hehehe,,,tidak tidak jangan di tiru ya. Ngomong ngomong masalah hutang, kampus-info akan memberikan materi tentang pengertian obligasi dan juga jenis jenis obligasi. Nah apa sebenarnya obligasi itu ? nanti akan saya berikan rinciannya agar kita semua paham akan pengertian obligasi, dan hubungannya dengan hutang tadi apa ya ? makanya silahkan baca artikel berikut ini.

Obligasi adalah suatu pengakuan hutang yang dikeluarkan oleh pemerintah atau perusahaan atau lembaga-lembaga lain sebagai pihak yang berhutang yang mempunyai nilai nominal tertentu dan kesanggupan untuk membayar bunga secara periodik atas dasar persentase tertentu yang tetap.
Jadi lebih detilnya adalah surat tanda bukti utang yang dikeluarkan oleh perusahaan kepada pemegangnya dengan imbalan bunga sejumlah tertentu.

Pengertian Obligasi dan Jenisnya

Jenis-jenis Obligasi

1. Obligasi dijamin dan obligasi tidak dijamin

Yang tergolong obligasi dijamin adalah : Obligasi hipotik yaitu obligasi yang penerbitannya dijamin dengan suatu jaminan tertentu misalnya real estate. Yang termasuk obligasi dijamin ini adalah Obligasi trust yang penerbitannya dijamin oleh saham atau obligasi perusahaan lain.

Sedangkan obligasi tidak dijamin adalah obligasi yang penerbitannya tidak dijamin dengan suatu jaminan. Obligasi ini sangat beresiko sehingga apabila perusahaan menerbitkan obligasi jenis ini akan memberikan tingkat bunga yang tinggi, dalam rangka untuk menarik minat calon investor.

2. Obligasi Berjangka, Obligasi Serial dan Obligasi Dapat Ditebus

Obligasi berjangka adalah obligasi yang memiliki jatuh tempo dalam satu tanggal. Obligasi serial adalah obligasi yang memiliki jatuh tempo secara serial atau berangsur. Obligasi dapat ditebus adalah obligasi yang memberikan hak kepada penerbitnya untuk menebus dan menarik obligasi tersebut sebelum jatuh temponya.

3. Obligasi Konvertibel

Obligasi konvertibel adalah suatu obligasi yang dapat dikonversi dengan surat berharga lain pada suatu waktu setelah penerbitannya. Biasanya obligasi jenis ini akan bisa dikonversikan ke dalam saham.

4. Obligasi Terdaftar dan Atas Unjuk

Obligasi terdaftar adalah obligasi yang diterbitkan atas nama pemilik. Obligasi atas unjuk adalah obligasi yang tidak tercantum nama pemiliknya dan dapat ditransfer dari satu pemilik ke pemilik lain cukup melalui penyerahan saja.

Nah jadi mengerti khan kenapa diawal tadi saya berbicara masalah hutang ? semoga anda semakin mengerti dan paham tentang pengertian obligasi yang saya tulis di artikel ini.

Pengertian Inflasi dan Dampaknya

Pengertian Inflasi dan Dampaknya - Tahukah anda bahwa semua orang yang melakukan jual beli pernah mengalami Inflasi. Namun banyak yang tidak tahu bahwa mereka pernah mengalaminya. Hal ini dikarenakan mereka belum tahu sebenarnya Inflasi itu seperti apa dan bagaimana bisa terjadi dan bagaimana nanti dampaknya terhadap konsumen ? Terutama masyarakat awam atau sekitar Pasar tradisional. Mereka banyak yang mengalami inflasi namun tidak memahaminya secara langsung. Nah bagi yang ingin tahu tentang inflasi maka akan saya bagikan pengertian inflasi untuk anda semua.


Inflasi merupakan proses kenaikan harga-harga umum secara terus menerus. Nah dari sini sudah sedikit tahu kan inflasi itu apa?? Inflasi akan mengakibatkan menurunnya daya beli masyrakat, Hal itu akan menyebabkan tingkat pendapatan menjadi menurun. Saya gambarkan lewat contoh Misalnya, besarnya inflasi pada tahun ini karena mendekati Hari Raya naik sebesar 7 %, sementara pendapatan tetap , hal itu berarti secara riil pendapatan mengalami penurunan sebesar 7 % yang relative akan menurunkan daya beli sebesar 5%. tahu kan makud saya ??

Pengertian Inflasi dan Dampaknya

Macam-Macam Inflasi

1. Berdasarkan tingkat kualitas parah atau tidaknya
Ada beberapa inflasi berdasarkan tingkat kualitas parah atau tidaknya yaitu:
a) Inflasi ringan

Inflasi ringan atau inflasi merangkak (creeping inflation)adalah inflasi yang lajunya kurang dari 10% per tahun,inflasi seperti ini wajar terjadi pada negara berkembang yang selalu berada dalam proses pembangunan.

b) Inflasi sedang

Inflasi ini memiliki ciri yaitu lajunya berkisar antara 10% sampai 30% per tahun.Tingkat sedang ini sudah mulai membahayakan kegiatan ekonomi.Perlu diingat laju inflasi ini secara nyata dapat dilihat garak kenaikan harga.Pendapatan riil masyarakat terutama masyarakat yang berpenghasilan tetap seperti buruh ,mulai turun dan kenaikan upah selalu lebih kecil bila dibandingkan dengan kenaikan harga.

c) Inflasi berat

Inflasi berat adalah inflasi yang lajunya antara 30% sampai 100%.Kenaikan harga sudah sulit dikendalikan.Hal ini diperburuk lagi oleh pelaku-palaku ekonomi yang memanfaatkan keadaan untuk melakukan spekulasi.

d) Inflasi liar (hyperinflation)

Inflasi liar adalah inflasi yang lajunya sudah melebihi dari 100% per tahun. Inflasi ini terjadi bila setiap saat harga-harga terus berubah dan meningkat sehingga orang tidak dapat menahan uang lebih lama disebabkan nilai uang terus merosot disebut inflasi yang tidak terkendali (Hyperinflastion).

2. Inflasi Berdasarkan Penyebabnya
a) Inflasi karena tarikan permintaan atau inflasi permintaan (demand full inflation)

Inflasi ini merupakan inflasi yang disebabkan oleh besarnya permintaan masyarakat akan barang-barang. Permintaan total yang berlebihan biasanya dipicu oleh membanjirnya likuiditas di pasar sehingga terjadi permintaan yang tinggi dan memicu perubahan pada tingkat harga. Bertambahnya volume alat tukar atau likuiditas yang terkait dengan permintaan terhadap barang dan jasa mengakibatkan bertambahnya permintaan terhadap faktor-faktor produksi tersebut. Meningkatnya permintaan terhadap faktor produksi itu kemudian menyebabkan harga faktor produksi meningkat. Jadi, inflasi ini terjadi karena suatu kenaikan dalam permintaan total sewaktu perekonomian yang bersangkutan dalam situasi full employment dimanana biasanya lebih disebabkan oleh rangsangan volume likuiditas dipasar yang berlebihan. Membanjirnya likuiditas di pasar juga disebabkan oleh banyak faktor selain yang utama tentunya kemampuan bank sentral dalam mengatur peredaran jumlah uang, kebijakan suku bunga bank sentral, sampai dengan aksi spekulasi yang terjadi di sektor industri keuangan.


b) Inflasi karena kenaikan biaya-biaya produksi (cost push inflation)

Inflasi ini terjadi karena adanya perubahan tingkat penawaran. Kelangkaan produksi dan/atau juga termasuk adanya kelangkaan distribusi, walau permintaan secara umum tidak ada perubahan yang meningkat secara signifikan. Adanya ketidak-lancaran aliran distribusi ini atau berkurangnya produksi yang tersedia dari rata-rata permintaan normal dapat memicu kenaikan harga sesuai dengan berlakunya hukum permintaan-penawaran, atau juga karena terbentuknya posisi nilai keekonomian yang baru terhadap produk tersebut akibat pola atau skala distribusi yang baru. Berkurangnya produksi sendiri bisa terjadi akibat berbagai hal seperti adanya masalah teknis di sumber produksi (pabrik, perkebunan, dll), bencana alam, cuaca, atau kelangkaan bahan baku untuk menghasilkan produksi tsb, aksi spekulasi (penimbunan), dll, sehingga memicu kelangkaan produksi yang terkait tersebut di pasaran. Begitu juga hal yang sama dapat terjadi pada distribusi, dimana dalam hal ini faktor infrastruktur memainkan peranan yang sangat penting.


Penyebab Inflasi

Inflasi dapat disebabkan oleh kombinasi dari empat faktor:
  • Persediaan Uang yang bertambah The supply of money goes up.
  • Supply dari barang yang berkurang
  • Permintaan terhadap uang tersebut menurun
  • Permintaan untuk barang – barang lain naik. (Donny S. Makalew)

D. Pengaruh/ Dampak Inflasi

Inflasi dapat menyebabkan prekonomian tidak berkembang secara normal. Dalam kaitanya dengan pertumbuhan ekonomi, inflasi dapat membawa pengaruh sebagai berikut :
a) Inflasi mendorong penanaman modal spekulatif

Pada saat inflasi, para pemilik modal cenderung melakukan investasi spekulatif,misalnya dengan cara membeli tanah,rumah,atau menyimpan barang-barang berharga yang lebih menguntungkan bila dibandingkan melakukan investasi produktif yang belum tentu akan memberikan kontribusi positif untuk selanjutnya.

b) Inflasi menimbulkan ketidakpastian keadaan ekonomi di masa depan.

Inflasi akan semakin berkembang bila tidak di kendalikan. Gagal mengendalikan inflasi akan menimbulkan ketidakpastian ekonomi serta sulit di ramalkan sehingga akan dapat mengurangi kegairahan pengusaha untuk mengembangkan kegiatan ekonomi.

c) Inflasi menimbulkan masalah neraca pembayaran

Inflasi menyebabkan harga barang-barang impor lebih murah bila dibandingkan dengan harga barang produksi dalam negeri.Maka impor berkembang lebih cepat,tetapi ekspor akan bertambah lambat.Dengan demikian arus modal ke luar negeri akan lebih banyak dari pada yang masuk ke dalam negeri.Keadaan seperti ini akan mengakibatkan terjadinya defisit neraca pembayaran dan kemerosotan nilai mata uang dalam negeri.


E. Akibat Inflasi

Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif- tergantung parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi. Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi), keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. Orang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung, atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu. Secara singkat dapat di pilah akibat buruk dari inflasi tersebut.

1. Kesenjangan Distribusi Pendapatan

Dalam keaadaan inflasi nilai harta tetap seperti tanah, rumah, bangunan, pertokoan dan sebagainya akan mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga tersebut seringkali lebih cepat dari kenaikan inflasi itu sendiri. Sebaliknya pendapatan riil penduduk berpengahasilan rendah merosot. Dengan demikian maka inflasi memperlebar kesenjangan distribusi pendapatan antara anggota-anggota masyarakat.

2. Pendapatan Riil Merosot

Bagi masyarakat yang memiliki pendapatan tetap, inflasi sangat merugikan. Kita ambil contoh seorang pensiunan pegawai negeri tahun 1990. Pada tahun 1990, uang pensiunnya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, namun di tahun 2003 -atau tiga belas tahun kemudian, daya beli uangnya mungkin hanya tinggal setengah. Artinya, uang pensiunnya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.Dari hal tersebut biasanya dalam masa inflasi kenaikan harga cenderung selalu mendahului kenaikan pendapatan.Dengan demikian inflasi cenderung menimbulkan kemerosotan pendapatan riil sebagian besar tenaga kerja.Ini berarti kemakmuran masyarakat merosot.

3. Nilai Riil Tabungan Merosot

Bagi masyarakat yang menyimpan sebagian kekayaannya dalam benatuk deposito dan tabungan di Bank, dalam masa inflasi nilai riil tabungan tersebut akan merosot, tidak hanya itu masyarakat yang memegang uang tunai pun akan dirugikan karena penurunan nilai riilnya. Memang, tabungan menghasilkan bunga, namun jika tingkat inflasi di atas bunga, nilai uang tetap saja menurun. Bila orang enggan menabung, dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang. Karena, untuk berkembang dunia usaha membutuhkan dana dari bank yang diperoleh dari tabungan masyarakat.

4. Bagi orang yang meminjam uang dari bank (debitur),

inflasi menguntungkan, karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur, nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. Sebaliknya, kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman.

5. Bagi produsen, inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi.

Bila hal ini terjadi, produsen akan terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). Namun, bila inflasi menyebabkan naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen, maka produsen enggan untuk meneruskan produksinya. Produsen bisa menghentikan produksinya untuk sementara waktu. Bahkan, bila tidak sanggup mengikuti laju inflasi, usaha produsen tersebut mungkin akan bangkrut (biasanya terjadi pada pengusaha kecil).

Secara umum, inflasi dapat mengakibatkan berkurangnya investasi di suatu negara, mendorong kenaikan suku bunga, mendorong penanaman modal yang bersifat spekulatif, kegagalan pelaksanaan pembangunan, ketidakstabilan ekonomi, defisit neraca pembayaran, dan merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.

Nah setelah membaca ini pasti kalian tahu bagaimana yang terjadi besok ketika minggu akhir bulan puasa menjelang Hari raya ? Mau dipihak yang untung atau dipihak yang rugikah anda ?hehe..tentunya pilih yang untung dong.

Pengertian Anggaran Penjualan dan Tujuannya

Pengertian Anggaran Penjualan dan Tujuannya - Daripada anda ngigau yang tidak jelas mending ngebantu orang tua masak. Apa hubungannya ? kaya caesar aja. Ya berhubung ini tulisan saya sendiri ya tidak apa apa. yang penting karyaku bisa dibaca orang banyak. Dan jika bermanfaat tinggal edit aja. Jangan kopi paste seluruhnya, nanti ketahuan. orang kata kataku ngawur kayak gini kok di kopas wkwkw. Langsung saja saya berikan materinya. Siapkan kopi dan makaran ringan. Pantengin terus blog kampus-info.com ini. Siapa tahu anda mendapat hadiah dari Orang tua anda. semakin mumed. hehe.

Anggaran Penjualan adalah anggaran yang menerangkan secara terperinci dan teliti tentang penjualan perusahaan dimasa datang dimana didalamnya ada rencana tentang jenis barang, jumlah, harga, waktu serta tempat penjualan barang.

Pengertian Anggaran Penjualan dan Tujuannya

Anggaran jualan berarti anggaran hasil penjualan atau anggaran hasil proses menjual. Menjual (sell) berarti menyerahkan sesuatu kepada pembeli dengan harga tertentu dan pada saat tertentu. Penjualan (selling) berarti proses kegiatan menjual, yaitu dari kegiatan penetapan harga jual sampai produk didistribusikan ke tangan konsumen (pembeli). Jualan (sales) adalah hasil penjualan atau hasil proses menjual.

Jadi, penjualan memiliki arti yang berbeda dengan jualan. Anggaran jualan disusun oleh fungsi penjualan (manajer pemasaran). Anggaran jualan merupakan rencana tertulis yang dinyatakan dalam angka dari produk yang akan dijual perusahaan pada periode tertentu.

Tujuan utama dari anggaran penjualan adalah : 

  • Mengurangi ketidakpastian dimasa depan 
  • Memasukkan pertimbangan / keputusan manajemen dalam proses perencanaan 
  • Memberikan informasi dalam profit planing control 
  • Untuk mempermudah pengendalian penjualan

Jadi jika anda ingin masuk di dunia bisnis anda butuh sekali pemahaman seperti postingan ini. Banyak yang mengatakan bahwa tahun ini adalah tahunnya manajemen bisnis. karena pendaftar snmptn kemarin banyak yang memilih jurusan ekonomi manajemen. jika tidak percaya ya silahkan tunggu pengumuman hasil snmptn 2014 besok tanggal 27 mei 2014. pasti banyak yang daftar di jurusan manajemen bisnis. Selamat buat anda yang suka dengan manajemen bisnis. khususnya anggaran penjualan.

Yang Harus Dilakukan Pada Saat Melamar Kerja



   Yang Harus Dilakukan Pada Saat Melamar Kerja
       
  siapa sih yang nggk mau kerja, apalagi dengan gaji yang banyak, dan buat anda nih yang baru lulus kuliah / ingin melamar pekerjaan berikut tips yang harus anda lakukan ketika anda melamar kerja dan supaya anda langsung diterima, oke cekidot


1. Keluarkan Semua Keahlian Yang Anda bisa Semaksimal Mungkin
  Biasanya nya kan pada saat melamar anda di tes "bisa apa kamu?" dll, nah pada saat itu keluarin deh skill semaksimal mungkin, nah kalo udah ngelakuin tes tinggal doa dan sabar, dan diusahakan untuk bersikap tenang dan tidak "grusa-grusu".
  
 2.Jaga Penampilan
 Jika di depan si bos, buatlah penampilan anda bagus baik cantik ganteng semaksimal mungkin, supaya si bos jatuh hati pada anda dan langsung menerima anda untuk bekerja di perusahaannya, jangan sampai tu ada pakaian kusut dll, karna si bos bisa menyimpulkan bahwa kamu orangnya malas dll.

  3. Atur Dan Jaga Perkataan
  Jangan sampai deh anda mengeluarkan perkataan yang tidak disukai si bos, karna jika anda salah sedikit dalam mengucapkan kata, yah wassalam, pulang ke rumah dengan tangan kosong dan perasaan kecewa, maka buatlah perkataan anda teratur dan baik seperti para motivator dengan itu maka si bos mudah menerima anda untuk masuk ke perusahaannya. .

   4. Cek Surat Lamaran Kerja
 Jangan sampai deh kamu lupa membawa surat surat seperti ijasah dll, karna jika anda lupa membawa salah sati surat, maka FATAL akibatnya, bisa bisa si bos langsung tidak menerima anda
 
   5.Menunjukan Kelebihan
 Ketika Sedang melamar dan berada di depan bos, usahakan untuk mngeluarkan kelebihan kelebihan anda, dan jangan sampe "Salah Tingkah" Di depan bos. .

 Selesai deh, jika kamu udah melakukan hal di atas tinggal doanya deh, dan sabar, pasti nanti diterima, jika belum diterima suatu saat pasti ada kok yang mencari kamu. .
 sekian dan trimakasih

  ©.2014 kampus-info.com

Tips Berwirausaha Sendiri



Tips Berwirausaha Sendiri

  Buat anda yang nggak dapet kerja karna tidak ada lowongan tapi punya skill untuk bekerja, nah maka berwirausahalah sendiri, kenapa anda tidak punya modal?, why, coba anda pikir sekali lagi, anda kan punya skill nah maka buatlah skill itu menjadi modal anda untuk berwirausaha, kalau mau modal nekat silahkan tapi jangan sampai merugikan anda di kemudian hari. .

   
   Berikut Tips Berwirausaha Sendirian Ala kampus-info.com

  1. Buatlah dan Pikirkanlah Matang" Produk/Jasa Yang akan dibuat.
  Nih salah satu paling penting dalam berwirausaha sendiri, dan jangan sampai anda rugi karna produk anda dikemudian hari, maka dari itu merenunglah dan pikirkanlah matang" produk apa yang menguntungkan saat ini dan di kemudian hari, jangan sampai hari ini anda untung namun besok gulung tikar. .

   2.Carilah Pelanggan
  Ini juga sangat penting dalam berwira usaha sendiri, yah benar dengan anda mencari pelanggan maka produk anda bisa menguntungkan dan juga anda harus sabar, mungkin sekarang anda mencari pembeli namun besok pembeli mencari anda, percaya deh..

  3.Buatlah Kesalahan Menjadi Kelebihan
  Ini adalah hal yang paling umum dalam berwirausaha, dengan membuat kesalahan menjadi kelebihan anda dan dan kelebihan itu digunakan untuk menyempurnakan produk , oh iya nih ada kata kata motivasi dari kampus-info.com
 "Cepat Cepatlah Anda Gagal Maka Setelah Itu Anda Akan Lebih Lama Sukses" percaya deh. . .

  4. Jika laba sudah banyak, rekrutlah karyawan.
  jangan sampai deh pada saat produk anda sudah sangat laris dan terkenal namun anda tidak mempunyai orang yang membantu membuat produk anda dan jika dikerjakan sendiri bisa bisa anda kelelahan dan bangkrut, maka dari itu cobalah anda rekrut karyawan secukupnya .  
  

   Demikian pengulasan tentang Berwira Usaha Sendiri karya kampus-info.com, semoga bisa berguna untuk anda, dan jika ada yang kurang mohon beri saran di kotak komentar.
 trimakasih

 ©.2014 kampus-info.com


Prinsip Prinsip Ekonomi Dalam Islam

Prinsip Prinsip Ekonomi Dalam Islam - Dalam agama islam ekonomi juga sangat penting untuk digunakan, namun prinsip prinsipnya harus sesuai dengan agama dan kebenarannya juga harus jelas. Ekonomi biasanya tak lepas dari Akuntansi. namun yang akan dibahas kali ini adalah tentang prinsip ekonominya. Prinsip-prinsip Ekonomi Islam diibaratkan sebagai sebuah kerangka bangunan sebagaimana dikemukakan oleh Adiwarman, bangunan Ekonomi Islam didasarkan atas lima nilai universal, yakni: Tauhid (keimanan), ‘Adl (keadilan), Nubuwwah (kenabian), Khilafah (pemerintah), dan Ma’ad (hasil).

Prinsip Prinsip Ekonomi Dalam Islam

1. Prinsip Tauhid Dalam Ekonomi Islam
Tauhid itu adalah pondasi dalam ajaran Islam. Dengan tauhid, manusia menyaksikan bahwa tiada Tuhan yang patut disembah selain Allah SWT (LAA ILAAHA ILLALLAH). Dengan demikian, segala sesuatu yang diciptakan Allah SWT tidaklah sia-sia, tetapi memiliki tujuan. Manusia diciptakan tujuannya adalah untuk beribadah kepada-Nya. Karena itu segala aktivitas manusia dalam hubungannya dengan alam dan sumber daya serta manusia (muamalah) dibingkai dengan kerangka hubungan dengan Allah SWT. Karena kepada-Nya manusia akan mempertanggung jawabkan segala perbuatan, termasuk aktivitas ekonomi dan bisnis.

2. Prinsip ‘Adl Dalam Ekonomi Islam
Allah SWT adalah pencipta segala sesuatu, dan salah satu sifat-Nya adalah adil. Dia tidak membeda-bedakan perlakuan terhadap makhluk-Nya secara dzalim. Implikasi ekonomi dari nilai ini adalah bahwa pelaku ekonomi tidak dibolehkan untuk mengejar keuntungan pribadi bila hal itu merugikan orang lain atau merusak alam.

3. Prinsip Nubuwwah Dalam Ekonomi Islam
Allah telah mengirim “manusia model” yang terakhir dan sempurna untuk diteladani sampai akhir zaman, Nabi Muhammad SAW. Sifat-sifat utama sang model yang harus diteladani oleh manusia pada umumnya dan pelaku ekonomi dan bisnis pada khususnya, adalah sebagai berikut:

  • Sidiq (benar,jujur)
  • Amanah (dapat dipercaya)
  • Fathonah (kecerdikan, bijaksana)
  • Thabligh (komunokasa, pemasaran)


4. Prinsip Khilafah Dalam Ekonomi Islam
Dalam al-Qur’an, Allah SWT berfirman bahwa manusia diciptakan untuk menjadi khalifah di bumi, artinya untuk menjadi pemimpin dan pemakmur bumi. Karena itu pada dasarnya setiap manusia adalah pemimpin.
Dalam Agama Islam, pemerintah memainkan peranan yang kecil tetapi sangat penting dalam perekonomian.

Peran utamanya adalah untuk menjamin perekonomian agar berjalan sesuai dengan syari’ah, dan untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran terhadap hak-hak manusia. Semua ini dalam rangka mencapai maqasis al-syari’ah, untuk memajukan kesejahtraan manusia. Hal ini dicapai dengan melindungi keimanan, jiwa, akal, kehormatan, dan kekayaan manusia.

5. Prinsip Ma’ad Ekonomi Islam
Ma’ad seringkai di artikan sebagai “kebangkitan”, tetapi secara harfiah ma’ad berarti “kembali”. Dan kita semua akan kembali kepada Allah SWT. Allah SWT menegaskan bahwa manusia diciptakan untuk berjuang. Dan perjuangan ini akan mendapatkan ganjaran, baik di dunia maupun di akhirat. Karena itu ma’ad juga diartikan sebagai ”imbalan/ ganjaran”. Implikasi nilai ini dalam kehidupan ekonomi dan bisnis misalnya, difokuskan oleh al-Ghazali yang menyatakan bahwa motivasi para pelaku bisnis adalah untuk mendapatkan “laba”, baik laba di dunia maupun akhirat.

Itulah kelima prinsip prinsip ekonomi dalam islam yang mungkin bisa anda jadikan referensi ketika anda sedang mendapat tugas ekonomi, khususnya ekonomi islam. semoga bermanfaat artikel ini. Baca juga Pengertian akuntansi dalam islam yang isinya tak kalah menarik jika di simak dengan seksama