Peminat Saintek Terbanyak SBMPTN 2015 adalah ITB

Peminat Saintek Terbanyak SBMPTN 2015 adalah ITB - Dari data yang dihasilkan pengumuman SBMPTN 2015 kemarin, Untuk Jurusan Saintek para pendaftar banyak yang memilih kampus ITB sebagai lokasi pilihan kampusnya. Institute Teknologi Bandung (ITB) menjadi salah satu perguruan tinggi negeri yang memiliki nilai tertinggi rata-rata pada penerima calon mahasiswa jurusan Saintek pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2015, yakni dengan jumlah 706, 52 peminat.



Selain ITB dengan jumlah tertinggi peminat Saintek sebanyak 706, 52 orang. Adapula PTN lain yang juga menerima banyak mahasiswa yang ingin berkonsentrasi di jurusan Saintek, yaitu Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dan Universitas Indonesia (UI). Sedangkan paling kecil peminat jurusan Saintek pada SBMPTN 2015 adalah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan jumlah yang lulus sekira 604,69 orang.

Peminat Saintek Terbanyak SBMPTN 2015 adalah ITB

Berikut daftar 10 PTN dengan nilai rata-rata tertinggi peserta pada jurusan Saintek SBMPTN 2015 :

1. ITB dengan jumlah 706,52 orang.

2. UI dengan jumlah 673,65 orang.

3. ITS dengan jumlah 652,00 orang.

4. UGM dengan jumlah 651,99 orang.

5. Undip dengan jumlah 624,63 orang.

6. Unpad dengan jumlah 622,71 orang.

7. Unair dengan jumlah 621,15 orang.

8. UNS dengan jumlah 621, 07 orang.

9. IPB dengan jumlah 616,13 orang.

10. UNY dengan jumlah 604,69 orang.

Selamat untuk ITB, JIka ingin mengetahui lebih lanjut tentang ITB bisa lihat di profil ITB

Masih ada Prodi Yang Kosong pada SBMPTN 2015

Masih ada Prodi Yang Kosong pada SBMPTN 2015 - SBMPTN 2015 sudah diumumkan, apakah abda termasuk peserta yang lolos ? Jika ya selamat untuk anda, jika tidak sabar dan tawakal ya,,dari  hasil  pengumuman SBMPTN 2015 kemarin, ada data yang menarik untuk di simak. Sebanyak total 121.653 peserta dinyatakan lolos Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SBMPTN) 2015. Namun, ternyata terdapat kuota di sejumlah perguruan tinggi yang tidak terpenuhi atau masih kosong.

Di mana sebanyak 4.311 kuota diketahui tidak terpenuhi. Jumlah tersebut tersebar di 207 prodi yang ada di 74 perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia.

Kejadian seperti ini bisa saja karena memang kurang peminat di prodi  yang kososng, atau bisa juga prodi tersebut menjadi pilihan kedua ataupun ketiga, sedangkan peserta sudah lolos di pilihan pertamanya.

Masih ada Prodi Yang Kosong pada SBMPTN 2015


Dari jumlah pendaftar peserta SBMPTN 2015 yang berjumlah 602.499 peserta yang mengikuti SBMPTN, adan 121.653 siswa yang dinyatakan lolos SBMPTN. Sementara 21.593 peserta lolos melalui jalur bidik misi. Jumlah tersebut 23,38 persen dari total pendaftar bidik misi sejumlah 90.686 calon mahasiswa.

Selamat ya bagi yang diterima,dan yang belum jangan patah semangat..ingat..kesuksesan seseorang bukan ditentukan oleh perguruan tinggi, tapi bakat dan usaha anda sendiri serta niat dan doa yang penting.

Sekarang ITS Buka Prodi Teknik Biomedik

Sekarang ITS Buka Prodi Teknik Biomedik - Stelah kemarin ITS membawa nama baik kampusnya atas pembuatan rumah angklung nya, sekarang bagi yang mau mendaftar ke ITS ada Prodi baru disana. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi membuka Program Studi Teknik Biomedik di bawah naungan Jurusan Teknik Elektreo (JTE) ITS. Pada tahun ajaran 2015/2016, Prodi Teknik Biomedik siap menerima mahasiswa baru sebanyak 30 mahasiswa melalui Program Kemitraan Mandiri (PKM). ini sesuai dengan visi dan misi ITS.

Dr Achmad Arifin M Eng, ketua prodi mengatakan, Teknik Biomedik memiliki peran penting dalam menjawab tantangan kebutuhan insinyur bidang medis di Indonesia. Apalagi, Indonesia masih minim inovasi dalam teknologi kesehatan.
 Sekarang ITS Buka Prodi Teknik Biomedik

Bagi anda yang ingin mendaftar di ITS dengan mengambil prodi teknik biomedik, anda bisa mendaftarkan mendaftarkan diri melalui PKM di www.simits.its.ac.id atau membuka www.bme.its.ac.id.


Selain dosen, berbagai persyaratan yang lain juga telah disiapkan. Seperti kurikulum pembelajaran, ruang perkuliahan dan fasilitas laboratorium. Nantinya, prodi ini akan menggunakan fasilitas yang ada di Jurusan Teknik Elektro.

Semoga prodi baru ini berkembang dengan baik dan semakin banyak mahasiswa yang mendaftar disana.

Pengertian Katabolisme

Pengertian Katabolisme - Masih bersama materi biologi, kita sekarang akan membahas tentang pengertian katabolisme. Karena kemaring kita membahas tentang pengertian Metabolisme, sekarang kita akan melanjutkan ke materi katabolisme. Katabolisme merupakan proses penguraian atau pemecahan senyawa organik kompleks menjadi senyawa-senyawa yang lebih sederhana. Atau lebih detilnya Katabolisme merupakan reaksi pemecahan atau penguraian senyawa kompleks (organik) menjadi sederhana (anorganik) yang menghasilkan energi. Untuk dapat digunakan oleh sel, energi yang dihasilkan harus diubah menjadi ATP (Adenosin TriPhospat). ATP merupakan gugus adenin yang berikatan dengan tiga gugus fosfat. Pelepasan gugus fosfat menghasilkan energi yang digunakan langsung oleh sel, yang digunakan untuk melangsungkan reaksi-reaksi kimia, pertumbuhan, transportasi, gerak, reproduksi, dan lain-lain. Contoh katabolisme adalah respirasi sel, yaitu proses penguraian bahan makanan yang bertujuan menghasilkan energi. Sebagai bahan baku respirasi adalah karbohidrat, asam lemak, dan asam amino dan sebagai hasilnya adalah CO2 (karbon dioksida, air dan energi). Respirasi dilakukan oleh semua sel hidup, sel hewan maupun sel tumbuhan


Pengertian Katabolisme

Berdasarkan kebutuhan oksigen, respirasi dibedakan menjadi 2 yaitu :

1.Respirasi Aerobik

Respirasi aerob adalah respirasi yang memerlukan oksigen bebas dari udara sebagai penerima elektron. Oksigen bebas ini digunakan untuk pembakaran bahan baku. Proses respirasi secara umum dapat kalian lihat sebagai berikut :

Senyawa organik + Oksigen Karbondioksida + Air + Energi

Secara umum, reaksi respirasi aerobik dibedakan menjadi tiga tahapan yaitu glikolisis, dekarboksilasi oksidatif dan siklus krebs, serta rantai transportasi elektron respirasi.

A. Glikolisis

Glikolisis adalah rangkaian reaksi kimia penguraian glukosa (yang memiliki 6 atom C) menjadi asam piruvat (senyawa yang memiliki 3 atom C), NADH, dan ATP NADH (Nikotinamida Adenina Dinukleotida Hidrogen) adalah koenzim yang mengikat elektron (H), sehingga disebut sumber elektron berenergi tinggi. ATP ( Adenosin Trifosfat) merupakan senyawa berenergi tinggi. Setiap pelepasan gugus fosfatnya menghasilkan energi.

Pada proses glikolisis, setiap molekul glukosa diubah menjadi 2 molekul asam piruvat, 2 NADH, dan 2 ATP. Glikolisis melibatkan enzim ATP dan ADP yang berperan untuk memindahkan (mentransfer) fosfat dari molekul yang satu ke molekul yang lain.

Pada sel eukariotik, glikolisis terjadi di sitoplasma (sitosol). Berikut ini adalah reaksi glikolisis secara lengkap:

TAHAP 1 - Molekul glukosa memasuki sel. Ketika melewati membran sel, glukosa mengalami fosforilasi dengan adanya penambahan ATP menjadi glukosa-6-fosfat. Glukosa yang mengikat fosfat dinamakan glukosa aktif atau glukosa reaktif. Pada tahap ini diperlukan 1 ATP.

TAHAP 2 - Glukosa-6-fosfat mengalami perubahan susunan molekul (isomerisasi) menjadi fruktosa-6-fosfat.

TAHAP 3 - Penggunaan 1 ATP menghasilkan fruktosa-1,6-difosfat.

TAHAP 4 - Fruktosa difosfat aldolase memecah fruktosa 1,6 difosfat menjadi gliseraldehid-3-fosfat dan dihidroksi aseton fosfat.

TAHAP 5 - Terjadi reaksi kesetimbangan antara gliseeraldehid-3-fosfat dan hidroksi aseton fosfat.

TAHAP 6 - Pada reaksi pengubahan gliseraldehid-3-fosfat menjadi 1,3-difsfogliserat, terjadi oksidasi dengan adanya transfer H kepada NAD menjadi NADH. Senyawa fosfat berasal dari senyawa anorganik H3PO4 yang kandungan energinya rendah. NADH yang terbentuk sebanyak 2 molekul.

TAHAP 7 - Terjadi transfer fosfat kepada ADP dari 1,3-difosfogliserat sehingga terbentuk ATP dan 3-fosfogliserat. ATP yang terbentuk sebanyak 2 molekul.

TAHAP 8 - Terjadi perubahan 3-fosfogliserat menjadi 2-fosfogliserat.

TAHAP 9 - 2-fosfogliserat diubah menjadi fosfoenolpiruvat.

TAHAP 10 - Terjadi transfer fosfat dari fosfoenolpiruvat kepada ADP sehingga dihasilkan ATP. Pada tahap ini, fosfoenolpiruvat berubah menjadi asam piruvat. Pada tahap ini, terbentuk 2 molekul AT

Keseluruhan reaksi glikolisis, dapat dibuat persamaan reaksi sebagai berikut :

Glukosa + 2ADP + 2Pi + 2NAD+ 2 Piruvat + 2H2O + 2ATP + 2NADH +2H+
Setiap tahap – tahap reaksi dalam metabolisme termasuk reaksi – reaksi pada glikolisis ini melibatkan enzim.

B. Dekarboksilasi Oksidatif dan Siklus krebs
1) Dekarboksilasi Oksidatif

Senyawa hasil dari tahapan glikolisis akan masuk ke tahapan dekarboksilasi oksidatif, yaitu tahapan pembentukan CO2 melalui reaksi oksidasi reduksi (redoks) dengan O2 sebagai penerima elektronnya. Dekarboksilasi oksidatif ini terjadi di dalam mitokondria sebelum masuk ke tahapan siklus Krebs. Oleh karena itu, tahapan ini disebut sebagai tahapan sambungan (junction) antara glikolisis dengan siklus krebs.

Pada tahapan ini, asam piruvat (3 atom C) hasil glikolisis dari silosol diubah menjadi asetil koenzim A (2 atom C) di dalam mitokondria. Pada tahap 1, molekul piruvat (3 atom C) melepaskan elektron (oksidasi) membentuk CO2 (piruvat dipecah menjadi CO2 dan molekul berkarbon 2), Pada tahap 2, NAD+ direduksi (menerima elektron) menjadi NADH + H+ . Pada tahap 3, molekul berkarbon 2 dioksidasi dan mengikat Ko-A (koenzimA) sehingga terbentuk asetil Ko-A. Hasil akhir tahapan ini adalah asetil koenzim A, CO2, dan 2NADH.

2) Siklus krebs

Asetil Ko-A tang telah terbentuk akan menjadi bahan baku pada siklus selanjutnya, yaitu siklus krebs. Oleh karena itu, Asetil Ko-A disebut senyawa intermediate atau senyawa antara. Siklus krebs terjadi di matriks mitokondria dan disebut juga siklus asam trikarboksilat. Hal ini disebabkan siklus Krebs tersebut menghasilkan senyawa yang mempunyai 3 gugus karboksil, seperti asam sitrat dan asam isositrat.

Asetil koenzim A hasil dekarboksilasi oksidatif memasuki matriks mitokondria untuk bergabung dengan asam oksaloasetat dalam siklus krebs, membentuk asam sitrat. Demikian seterusnya, asam sitrat membentuk bermacam-macam zat dan akhirnya membentuk asam oksaloaasetat lagi.

Berikut ini tahapan-tahapan dari 1 kali siklus krebs:

1. Asetil Ko-A (2 atom C) menambahkan atom C pada oksaloasetat (4 atom C) sehingga dihasilkan asam sitrat (6 atom C).

2. Sitrat menjadi isositrat (6 atom C) dengam melepas H2O dan menerima H2O kembali.

3. Isositrat melepaskan CO2 sehingga terbentuk - ketoglutarat (5 atom C)

4. - ketoglutarat melepaskan CO2.NAD+ sebagai akseptor atau penerima elektron untuk membentuk NADH dan menghasilkan suksinil Ko-A (4 atom C)

5. Terjadi fosforilasi tingkat substrat pada pembentukan GTP (Guanosin trifosfat) dan terbentuk suksinat (4 atom C).

6. Pembentukan fumarat (4 atom C) melalui pelepasan FADH2

7. Fumarat terhidrolisis (mengikat 1 molekul H2O) sehingga membentuk malar (4 atom C).

8. Pembentukan oksaloasetat (4 atom C) melalui pelepasan NADH.

C. Sistem Tranpor Elektron

Rantai transpor elektron adalah tahapan terakhir dari reaksi respirasi aerob. Transpor elektron sering disebut juga sistem rantai respirasi atau sistem oksidasi terminal. Transpor elektron berlangsung pada krista (membran dalam) dalam mitokondria. Molekul yang berperan penting dalam reaksi ini adalah NADH dan FADH2, yang dihasilkan pada reaksi glikolisis, dekarboksilasi oksidatif, dan siklus Krebs. Selain itu, molekul lain yang juga berperan adalah molekul oksigen, koenzim Q (Ubiquinone), sitokrom b, sitokrom c, dan sitokrom a.

Pertama-tama, NADH dan FADH2 mengalami oksidasi, dan elektron berenergi tinggi yang berasal dari reaksi oksidasi ini ditransfer ke koenzim Q. Energi yang dihasilkan ketika NADH dan FADH2 melepaskan elektronnya cukup besar untuk menyatukan ADP dan fosfat anorganik menjadi ATP. Kemudian koenzim Q dioksidasi oleh sitokrom b. Selain melepaskan elektron, koenzim Q juga melepaskan 2 ion H+.

Setelah itu sitokrom b dioksidasi oleh sitokrom c. Energi yang dihasilkan dari proses oksidasi sitokrom b oleh sitokrom c juga menghasilkan cukup energi untuk menyatukan ADP dan fosfat anorganik menjadi ATP.

Kemudian sitokrom c mereduksi sitokrom a, dan ini merupakan akhir dari rantai transpor elektron. Sitokrom a ini kemudian akan dioksidasi oleh sebuah atom oksigen, yang merupakan zat yang paling elektronegatif dalam rantai tersebut, dan merupakan akseptor terakhir elektron. Setelah menerima elektron dari sitokrom a, oksigen ini kemudian bergabung dengan ion H+ yang dihasilkan dari oksidasi koenzim Q oleh sitokrom b membentuk air (H2O). Oksidasi yang terakhir ini lagi-lagi menghasilkan energi yang cukup besar untuk dapat menyatukan ADP dan gugus fosfat organik menjadi ATP.

Jadi, secara keseluruhan ada tiga tempat pada transpor elektron yang menghasilkan ATP. Sejak reaksi glikolisis sampai siklus Krebs, telah dihasilkan NADH sebanyak 10 dan FADH2 2 molekul. Dalam transpor elektron ini, kesepuluh molekul NADH dan kedua molekul FADH2 tersebut mengalami oksidasi sesuai reaksi berikut.

Setiap oksidasi NADH menghasilkan kira-kira 3 ATP Dan kira-kira 2 ATP untuk setiap oksidasi FADH2. Jadi, dalam transpor elektron dihasilkan kira-kira 34 ATP. Ditambah dari hasil Glikolisis (2ATP) dan siklus Krebs (2 ATP), maka secara keseluruhan reaksi respirasi seluler menghasilkan total 38 ATP Jadi dari satu molekul glukosa menghasilkan total 38 ATP. Akan tetapi, karena dibutuhkan 2 ATP untuk melakukan transpor aktif, maka hasil bersih dari setiap respirasi seluler adalah 36 ATP.

2. Respirasi Anaerob

Dalam reaksi oksidasi, tidak hanya terjadi penerimaan oksigen saja. Proses pelepasan elektron juga merupakan reaksi oksidasi. Oleh karena itu, oksidasi tanpa oksigen masih dapat memungkinkan terjadinya metabolisme. Berdasarkan kemampuan menggunakan oksigen dalam respirasi, organisme dibedakan menjadi 2 yaitu organisme aerobik (menggunakan oksigen ntuk respirasi) dan organisme anaerobik (mampu melakukan respirasi tanpa oksigen).

Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik, akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal.

Gula adalah bahan yang umum dalam fermentasi. Beberapa contoh hasil fermentasi adalah etanol, asam laktat, dan hidrogen. Akan tetapi beberapa komponen lain dapat juga dihasilkan dari fermentasi seperti asam butirat dan aseton. Ragi dikenal sebagai bahan yang umum digunakan dalam fermentasi untuk menghasilkan etanol dalam bir, anggur dan minuman beralkohol lainnya. Respirasi anaerobik dalam otot mamalia selama kerja yang keras (yang tidak memiliki akseptor elektron eksternal), dapat dikategorikan sebagai bentuk fermentasi yang mengasilkan asam laktat sebagai produk sampingannya. Akumulasi asam laktat inilah yang berperan dalam menyebabkan rasa kelelahan pada otot.

Fermentasi ada tiga, yaitu :

1. Fermentasi Alkohol

Fermentasi alkohol merupakan suatu reaksi pengubahan glukosa menjadi etanol (etil alkohol) dan karbondioksida. Organisme yang berperan yaitu Saccharomyces cerevisiae (ragi) untuk pembuatan tape, roti atau minuman keras.

Reaksi Kimia:

C6H12O6 → 2C2H5OH + 2CO2 + 2 ATP

2. Fermentasi Asam Laktat

Fermentasi asam laktat adalah respirasi yang terjadi pada sel hewan atau manusia, ketika kebutuhan oksigen tidak tercukupi akibat bekerja terlalu berat Di dalam sel otot asam laktat dapat menyebabkan gejala kram dan kelelahan. Laktat yang terakumulasi sebagai produk limbah dapat menyebabkan otot letih dan nyeri, namun secara perlahan diangkut oleh darah ke hati untuk diubah kembali menjadi piruvat.

3 Fermentasi Asam Cuka

Merupakan suatu contoh fermentasi yang berlangsung dalam keadaan aerob. fermentasi ini dilakukan oleh bakteri asam cuka (acetobacter aceti) dengan substrat etanol. Energi yang dihasilkan 5 kali lebih besar dari energi yang dihasilkan oleh fermentasi alkohol secara anaerob.

Nah itulah materi kita kali ini yang membahas tentang pengertian katabolisme secara rinci. Anda bisa melihat materi yang lain di blog ini.

Benarkah Padamu Negeri sudah dihapus ?

Benarkah Padamu Negeri sudah dihapus ? - Bagi bapak ibu guru yang juga bertugas sebagai operator, ada berita menarik terkait kisruh antara dapodik dan padamu negeri. Karena kayaknya sampai sekarang konflik ini masih terus berkepanjangan. Dan yang jadi korban tentunya para bapak ibu guru selaku operator baik  padamu negeri maupun dapodik. Berita tentang tentang padamu negeri sudah lama dan sering terjadi. Kabar burung itu pun biasanya dengan cepatnya menyebar ke seluruh pelosok dunia maya. Dari kabar-kabar yang lalu ternyata belum pernah terbukti. Sebaiknya para OPS dan PTK bersikap netral dalam menyikapi pertentangan anatara dapodik vs padamu negeri.

Dapodik mengaku bahwa datanya lah yang akurat dan lagi kan lebih duluan program aplikasi dapodik daripada padamu negeri. Sedangkan padamu negeri pun tidak mau jika datanya dianggap kurang penting maupun kurang valid.

Sobat, pada akhir bulan Juni kemarin kabar tentang akan dihapusnya padamu negeri semakin ramai. Hal ini terlihat juga di fans page padamu negeri, seperti ini gambarnya :

Dan ini juga gak kalah heboh, postingan seperti di bawah ini juga menjamur di media sosial, dan tidak jelas itu sumber aslinya tulisannya siapa. Adapun kutipan tulisannya adalah :

Catatan Menjelang Tutup Mata PADAMU NEGERI
29 Juni 2015.
Akan Ditutupnya Aplikasi PADAMU NEGERI adalah akibat dari perubahan struktur organisasi di kemendikbud. Sesuai Perpres No. 14 tahun 2015 maka Bagian BPSDMPK-PMP (yang selama ini dikenal oleh guru karena mengurusi PADAMU NEGERI dan NUPTK) DIHAPUS.

Penghapusan struktur ini otomatis berakibat pada berhentinya program PADAMU NEGERI, yang menurut informasi resmi selanjutnya akan diintegrasikan dengan program DAPODIK dibawah DItjen GTK Kemendikbud RI.

Bagi Operator Sekolah di lingkungan Kemendikbud, ini menjadi berita gembira, karena selama ini Operator sekolah di lingkungan Kemendikbud direpotkan karena harus mengerjakan dua aplikasi yaitu DAPODIK dan PADAMU NEGERI dengan basic data yang sama.

Namun bagi Madrasah di lingkungan Kementerian Agama, hal ini menjadi sebuah kegalauan tersendiri, Karena selama ini Kementerian Agama tidak mengenal Dapodik. Hanya mengenal PADAMU NEGERI. Lalu Bagaimana dengan pendataan PTK di lingkungan Kemenag pada masa yang akan datang ? bagaimana dengan NUPTK , NRG, PKG, sertifikasi Guru, dll?

Pertanyaan lain juga muncul, Jika benar PADAMU NEGERI akan diintegrasikan kepada Dapodik, Apakah nantinya Kementerian Agama akan diberi akses mengelola aplikasi Dapodik? atau akan diperlakukan sama dengan sekolah, yang artinya menjadi "menginduk" pada operator Dinas ? atau akan muncul metode pendataan lainnya?

Banyak tanya, belum ada jawab, jadi sementara hanya bisa menunggu,
Dan Besok, Selasa, 30 Juni 2015, PADAMU NEGERI akan Resmi CLOSE, dalam waktu sehari ini, yang ingin menyelesaikan Hutang (verval NRG dll) dipersilahkan untuk menyelesaikannya. Sehingga pada saatnya PADAMU NEGERI tutup mata besok hari saget Khusnul Khotimah.

Kami juga menyampaikan permohonan maaf jika selama kami melayani madrasah dan PTK dalam berproses di PADAMU NEGERI banyak yang kurang berkenan, Pelayanan kami jauh dari Pelayanan Prima, Namun semangat untuk itu selalu tertanam dalam jiwa,... Kritik saran membangun sangat kami harapkan untuk memperbaiki pelayanan di masa yang akan datang.
Salam Semangat Selalu.
Kutipan ini beredar di facebook yang sering bapak ibuk baca.

Selanjutnya beredar gambar surat edaran seperti di bawah ini, silakan diamati :


Namun saya buka padamu negeri masih aktif dan bisa digunakan kok. Bahkan di facebook padamunegeri memberikan instruksi bahwa tahun ajaran baru 2015/2016 segera di update datanya.

Memahami Pengertian Metabolisme dan Prosesnya

Memahami Pengertian Metabolisme dan Prosesnya - Dalam materi biologi kita sering menjumpai istilah Metabolisme. Nah bagi yang masih awam dengan istilah metabolisme jangan takut, karena kampus info akan menjelaskannya disini. Siapa tahu besok ditanyai anak anda dan anda tidak akan kebingungan untuk menjawabnya.
Metabolisme adalah pertukaran zat antara suatu sel atau suatu organisme secara keseluruhan dengan zat antara suatusel atau organisme secara keseluruhan dengan lingkungannya. Metabolisme berasal dari kata Yunani “Metabole” ynisme hang berarti perubahan. Metabolisme kadang juga diartikan pertukaran zat antaara satu sel atau secara keseluruhan dengan lingkungannya.

 Memahami Pengertian Metabolisme dan Prosesnya

Salah satu aktivitas protoplasma yang penting adalah pembentukan sel baru dengan cara pembelahan. Sebelum sel melakukan pembelahan, maka protoplasma akan aktif mengumpulkan serta mensintesa karbohidrat, protein, lemak dan banyak lagi senyawa kompleks yang merupakan bagian dari protoplasma dan dinding sel. Bahan dasar untuk sintesa senyawa organic tersebut adalah unsure-unsur aorganic yang diserap oleh akar dan gula yang dibentuk dari karbon dioksida dan air pada proses fotosintesa (asimilasi karbon). bagaimana proses metabolisme ?
Metabolisme adalah segala proses reaksi kimia yang terjadi didalam tubuh makhluk hidup, mulai makhluk hidup bersel satu hingga yang memiliki susunan tubuh kompleks seperti manusia. Dalam hal ini, makhluk hidup mendapat, mengubah dan memakai senyawa kimia dari sekitarnya untuk mempertahankan hidupnya.
Metabolisme meliputi proses sintesis (anabolisme) dan penguraian (katabolisme) senyawa atau komponen dalam sel hidup. Semua reaksi metabolisme dikatalis oleh enzim. Hal lain yang penting dalam metabollisme adalah perenannya dalam penawar racun atau detoksifikasi.

Proses Metabolisme
Proses metabolisme yang terjadi didalam sel merupakan aktivitas yang sangat terkoordinasi, melibatkan kerjasama berbagai system enzim yang mengkatalis reaksi-reaksi secara bertahap dan memerlukan pengaturan metabolic untuk mengendalikan mekanisme reaaksinya. Proses metabolisme
bagi organisme hidup memiliki empat fungsi spesifik, yaitu :

Untuk memperoleh energi kimia dalam bentuk ATP dari hasil degradasi zat-zat makanan yang kaya energi yang berasal dari lingkungan.
Untuk mengubah molekul zat-zat makanan (nutrisi) menjadi perkursor unit pembangun bagi biomolekul sel.
Untuk menyusun unit-unit pembangun menjadi protein, asam nikleat, lipida, polisakarida, dan komponen sel lain. Untuk membentuk dan merombak biomolekul.

Difusi adalah peristiwa mengalirnya/ berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian yang berkonsentrasi tinggi kebagian yang berkonsentrasi rendah. Perbedaan konsentrasi yang ada pada dua larutan disebut gradien konsentrasi.

Faktor-faktor yang mempengaruhi difusi yaitu :
a)Ukuran partikel. Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak sehingga kecepatan difusi semakin tinggi.
b)Ketebalan membran. Semakin tebal membrane, semakin lambat kecepatan difusi.
c)Luas suatu area. Semakin besar luas area, maka semakin cepat kecepatan difusinya.
d)Jarak. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya.
e)Suhu. Semakin tinggi suhu, semakin cepat pula kecepatan difusinya.
Osmosis adalah perpindahan air melalui membrane permeable selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat. Membran semipermeabel dapat ditembus oleh pelarut, tetapi tidak boleh zat terlarut, yang mengakibatkan gradient tekanan sepanjang membran. Tekanan osmotic merupakan sifat koligatif, yang berarti bahwa sifat ini bergantung pada konsentrasi zat terlarut dan bukan pada sifat zat terlarut itu sendiri.

Plasmolisis merupakan dampak dari peristiwa osmosis. Plasmolisis hanya terjadi pada kondisi eksterm, dan jarang terjadi di alam. Biasanya terjadi secara sengaja di laboratorium dengan meletakkan sel pada larutan bersalinitas tinggi atau larutan gula untuk menyebabkan ekosmosis, seringkali menggunakan tanaman Elodea atau sel epidermal bawang yang memiliki pigmen warna sehingga proses dapat diamati dengan jelas.

STEI Yogyakarta Membuka Kelas Malam

STEI Yogyakarta Membuka Kelas Malam - Bagi anda yang pengen kerja sambil kuliah, ada solusi bagi anda yang tinggal di Yogyakarta dan sekitarnya. Karena Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Yogyakarta membuka kelas karyawan yang jadwal kuliahnya sore dan malam hari. Jadi anda bisa kuliah sambil kerja. Kelas karyawan tersebut terutama diperuntukkan bagi karyawan BMT/KJKS yang jenjang pendidikannya masih setingkat SMA.

Program Studi di STEI Yogyakarta adalah Perbankan Syariah dengan kosentrasi pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah Jenjang Strata Satu. Penjelasan ini disampaikan oleh Ketua STEI Yogyakarta Dr Muhammad di depan sekitar 50 orang pimpinan BMT/KJKS se-DIY sekaligus buka puasa bersama, di sebuah rumah makan di Jalan Tamansiswa Yogyakarta, Kamis (2/7/2015). Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penandatanganan kerjasama antara STEI Yogyakarta dengan BMT/KJKS yang diundang.

STEI Yogyakarta Membuka Kelas Malam

Ketua STEI Yogyakarta juga menjelaskan, perguruan tinggi tersebut berdiri tahun 1996 dengan nama Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS). Tahun 2003 berganti nama menjadi STEI Yogyakarta. Penerimaan mahasiswa pertahun 75-100 orang dengan satu Prgram Studi Perbankan Syariah Kosentrasi Lembaga Keuangan Mikro Syariah.

Latar belakang membuka kelas karyawan karena di DIY jumlah BMT/KJKS cukup banyak. Butuh tenaga profesional, sementara sebagian pengelola BMT masih berpendidikan setingkat SMA. Kurikulum mengikuti Program Studi Perbankan Syariah yang difokuskan pada keuangan mikro. Jumlah SKS yan ditempuh untuk jenjang Strata Satu sebanyak 147 SKS. Perkuliahan ditempuh delapan semester. Semester satu sampai tujuh teori, pada semester delapan menyelesaikan KKL dan skripsi.

Nah sekarang kuliah jadi lebih mudah kan? tidak perlu repot ngitung jadwal kuliah lagi, karena sudah bisa disambil kerja bagi yang membutukan.

sumber : okezone